ImagePenjual Kayu Bakar Merangkak Puluhan Kilo Meter De...
Image

Penjual Kayu Bakar Merangkak Puluhan Kilo Meter Demi Kesembuhan Sang Ibu

Rp 8.268.300 terkumpul dari Rp 95.000.000
73 Donasi ∞ hari lagi

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

Pilu! Dengan keterbatasannya mas sriyono tetap berjuang, Sulit untuk bicara dan tidak bisa berjalan normal sejak lahir. Tapi semangatnya begitu tinggi untuk kesembuhan ibu yang sakit diabetes.

Tubuhnya gemetar, tangannya menopang berat badan, kakinya tak lagi mampu berdiri sejak polio merenggut kekuatannya saat ia masih bayi. Untuk berjalan saja ia tak sanggup. Kadang ia jatuh, kadang terdiam karena kelelahan, lalu kembali merangkak perlahan… karena ia tahu, jika ia berhenti, hidup ibunya ikut terhenti.

Mas Sriyono adalah penyandang disabilitas. Berbicara pun sulit baginya. Ucapannya terbata, tubuhnya gemetar, tapi tanggung jawab hidup memaksanya tetap kuat.

Di rumah kecil yang sepi, ibunya terbaring lemah. Stroke telah membuatnya tak bisa bekerja, bahkan untuk mengurus dirinya sendiri pun kesulitan. Mereka hanya tinggal berdua. Tak ada penghasilan lain. Tak ada sandaran hidup. Mas Sriyono menjadi satu-satunya tulang punggung, meski dirinya sendiri penuh keterbatasan.

Pukul 06.00 pagi, Mas Sriyono merangkak keluar rumah untuk mencari kayu bakar. Bukan berjalan, tapi benar-benar menyeret tubuhnya di tanah menuju tempat yang jaraknya cukup jauh. Jalanan berbatu, panas, dan debu harus ia lalui dengan tubuh yang terus gemetar dan sakit yang menusuk.

Kayu bakar itu ia ikat, lalu dijual seharga Rp5.000 per ikat. Itulah harga dari perjuangannya. Dari uang itulah ia membeli beras, membayar kebutuhan sederhana, dan mencoba memenuhi pengobatan ibunya yang sakit stroke.

Sering kali ia berangkat tanpa membawa air minum. Saat haus tak tertahankan dan tenaga hampir habis, Mas Sriyono hanya bisa minum dari sumber air terdekat, mencuci muka sambil menahan gemetar. Ia pulang sekitar pukul 10.00 pagi, bukan karena lelah semata, tapi karena ia tak berani meninggalkan ibunya sendirian terlalu lama.

Yang membuat hati terasa perih…
Dalam tubuh yang rapuh dan hidup yang penuh ujian, Mas Sriyono tetap berusaha menjalankan ibadahnya sebagai seorang muslim. Di sela rasa sakit, ia masih menyempatkan diri bersujud dan berdoa, memohon kekuatan untuk bertahan satu hari lagi.

Mas Sriyono tidak pernah meminta hidup seperti ini. Ia hanya ingin ibunya bisa makan, bisa berobat, dan tidak merasa sendirian.

#OrangBaik, Hari ini kita punya kesempatan untuk meringankan beban yang selama ini ia pikul sendirian. Mari ulurkan tangan, jadilah harapan bagi Mas Sriyono dan ibunya.

Baca selengkapnya ▾

  • Februari, 23 2026

    Campaign is published

Orang Baik22 jam yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 15.000
Wilda Ananta1 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 15.000
dian aksari1 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 100.000
Hamba tuhan1 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 100.000
Orang Baik1 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 50.000

Fundraiser (1)

Kebaikan TikTok
Berhasil mengajak 22 orang untuk berdonasi.
Rp  890.000
Mari jadi Fundraiser dan berikan manfaat bagi program ini.

Doa-doa orang baik (34)

Orang Baik22 jam yang lalu
Semoga allah lapangkan rezeki beliau amin
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Wilda Ananta1 hari yang lalu
Semoga bermanfaat
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Hamba tuhan1 hari yang lalu
Semoga Kakaknya sehat dan bahagia selalu😇 Cinta Tuhan tak pernah berkesudahan
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Orang Baik1 hari yang lalu
baik baik ya pak sehat selalu, lain kali kalau saya punya rezeki sy kasih lagi ya pak. doain sy jg pak semoga skripsiku di lancarkan🥹❤️
Image
3 Aaminn
+1
DL2 hari yang lalu
smoga sehat dan diberikan rezeki yg berkah..
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Bagikan melalui:
✕ Close